Masalah Bahan Pelapis Gorden

Bahan pelapis direkatkan pada bagian belakang kain gorden atau dibagian belakang lapisan yang terpisah, kemudian menjadi lembek setelah dicuci drycleaning atau dicuci dengan formula yang khusus.

Seperti Apa ?

Kerusakan tersebut dapat berupa bahan lapisan tersebut menjadi melepuh atau lengket menempel pada kain gorden. Di beberapa kasus, ada yang kain pelapisnya larut dan menempel di beberapa bagian dari kain gorden. Di bagian yang lapisannya hilang, gorden akan tampak buram.

Apa Sebabnya ?

Lapisan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas isolasi dan untuk membantu agar gorden tidak tembus pandang (black-out). Bahan pelapis tersebut memang tidak tahan lama, proses perawatan menyebabkannya mudah mengelupas atau melepuh. Bahan pelapis atau metode aplikasinya, tidak tahan terhadap dalam proses pencucian drycleaning atau wetcleaning, dan pasti akan terjadi kerusakan.

Kerusakan tersebut bisa terjadi baik pada gorden yang baru dalam proses perawatan awal, setelah lama digunakan dan atau telah beberapa dicuci.

Pencegahannya ?

Perusahaan binatu tentu saja tidak memiliki sarana yang layak untuk mendeteksi ada atau tidaknya lapisan yang rusak atau melemah sebelum gorden dicuci. Karena itu kerusakan hanya dapat dicegah oleh produsen dengan memilih komponen bahan yang dapat tahan lama siklus umur pemakaian sebagaimana yang diharapkan, sehingga dapat dicuci berulang kali sesuai prosedur yang disarankan.

Tanggung Jawab Siapa ?

Pihak produsen bertanggung-jawab untuk mengontrol kualitas hasil produknya yang semacam ini. Dia harus menggunakan bahan dan metode konstruksi yang benar-benar tahan terhadap proses perawatan yang sesuai, agar umur gorden menjadi lebih awet.

Namun, kualitas lapisan tersebut juga dipengaruhi oleh paparan gas ringan dan tekanan atmosfer udara. Barang-barang yang telah dilapisi dengan baik namun umurnya ada yang tidak mencapai 3-4 tahun atau lebih, tidak dapat dianggap sebagai cacat produksi.

Apakah Bisa Diperbaiki ?

Sekali lapisannya melepuh atau terkelupas, maka tidak ada metode untuk merestorasinya kembali.

Referensi : Buletin IFI, 1999

Penulis : H. Santosa Budhi HP CLM MBA
Laundry Expert Trainer & Consultant at mesinlaundry.com

Protected by Copyscape Duplicate Content Software

Segera dapatkan buku Seluk – Beluk Binatu di sini

by webmaster

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>