Gabardin (gabardine atau gaberdine) adalah anyaman yang diulir (kepar atau twist) dengan kuat pada serat benang lungsin (konstruksi anyaman serat benang arah vertikal) yang dibuat melengkung bersudut 45 degree -63 degree dengan diberi sentuhan akhir yang jelas.
Kita sering mengira bahwa gabardin sama dengan kain wool 100 %. Namun, saat ini gabardin dapat dibuat dari wool, katun, rayon, sutra, polyester, atau campuran serat lainnya. Juga dapat dibuat dari serat-benang atau kain yang telah dicelup (diwantek).
Produsen tekstil menjadikan sentuhan akhir bahan gabardin dengan berbagai variasi, agar menghasilkan berbagai macam tampilan yang menarik. Berat perlembar kain gabardin dari yang paling ringan hingga yang paling berat berkisar antara 8 ons sampai 14 ons, sehingga mudah diadaptasikan baik untuk gaun perempuan maupun pakaian kasual laki-laki. Tekstur unik diperoleh dengan melalui proses khusus “clear-finish”, yaitu dengan teknik menggunting atau menggosongkan bulu-bulu halus pada permukaan kain. Gorden umumnya dibuat dari kain gabardin yang lembut. Sedangkan perawatan pakaian yang terbuat dari bahan gabardin sebaiknya dicuci drycleaning.
Permasalahan dan Cara Mengatasinya
Yang terutama harus diperhatikan adalah bahwa bahan gabardin cenderung menjadi mengkilat karena sangat kuatnya anyaman silang serat benangnya, yang kemudian menjadi rata akibat dari tekanan dan gesekan. Hal inilah yang menimbulkan efek mengkilat dibagian-bagian tertentu, seperti siku, sekitar saku, sekitar lutut dsb. Mengkilat juga dapat disebabkan oleh cara penyeterikaan yang kurang tepat (misalnya suhu terlalu panas disertai dengan tekanan yang terlalu kuat) ketika memakai seterika tangan listrik yang biasa dipakai di rumah. Selain itu, masalah mengkilat sebenarnya bisa juga diakibatkan karena pantulan cahaya dari bagian pakaian yang serat benangnya telah rata. Umumnya dibagian tersebut warnanya tampak lebih terlihat gelap dibandingkan dengan warna kain bagian lainnya.
Banyak konsumen yang tidak menyadari keunikan karakteristik bahan gabardin ini. Oleh sebab itu, penting bagi setiap petugas counter untuk memeriksa dengan teliti setiap pakaian yang terbuat dari bahan gabardin, apakah telah ada bagian yang mengkilat sebelum diproses cuci. Konsumen harus segera diberitahu permasalahannya dan buatlah catatan pada bonnya. Meskipun masalah kerusakan bahan tersebut mungkin tidak terlihat sebelum pakaian dicuci, tetapi pada saat melakukan penghilangan noda (spotting), maka kerusakan tersebut akan tampak terlihat jelas.
Cara Menghilangkan Noda di Kain Gabradin
Menghilangkan noda bahan gabardin tidak terlalu sulit. Namun, bahan gabardin yang terbuat dari serat wool, campuran serat wool, atau serat sutra yang sensitif terhadap sifat basa dari obat penghilang noda seperti formula amoniak atau protein, dapat menyebabkan warna bahan luntur atau berubah. Perubahan warna dapat diatasi dengan cara segera membilasnya, menyemprotnya dengan air atau uap kemudian netralkan dengan asam asetat 28 % atau formula tannin. Setelah itu bilas lagi semua permukaan pakaian dari pengaruh obat penghilang noda sampai bersih. Sebab, walaupun dalam jumlah kecil, obat penghilang noda seperti formula protein yang tersisa di bahan, perlahan-lahan akan dapat bereaksi dengan pewarna pakaian, sehingga akan menyebabkan warna bahan berubah.
Juga pastikan bahwa setiap pakaian yang lembab telah benar-benar kering terlebih dulu sebelum dicuci drycleaning. Sebab bila pakaian gabardin dicuci dalam kondisi masih lembab, maka akan terjadi penyusutan lokal, noda-noda kotor yang sudah dikeluarkan dari serat benang akan menempel kembali, permukaan bahan menjadi berbulu, atau bahkan pakaian bisa berubah bentuk.
Setelah nodanya hilang, segera keringkan dengan disemprot angin dan divakum. Karena bahan gabardin cenderung melingkar atau membentuk bulatan, maka sebaiknya jangan hanya mengandalkan proses pengeringan dengan cara diangin-angin saja.
DRYCLEANING
Pisahkan pakaian gabardin menurut warna, berat , dan kandungan serat benangnya. Disarankan bahwa pakaian berbahan gabardin dicuci dry cleaning sekitar 8 sampai 10 menit atau antara 15 sampai 18 menit dengan kelembaban yang rendah. Kemudian keringkan pada suhu sekitar 60 degree Celcius.
WETCLEANING
Kain gabardin hanya dicuci wetclean jika sudah ada persetujuan dari pemiliknya. Gabardin yang berasal dari serat benang wool sangat rentan dan sangat mudah menyusut bila dicuci wetclean. Amat disarankan sebelum melakukan proses pencucian, sebaiknya pahami dulu label instruksi cara pencuciannya agar tidak mengakibatkan hal-hal yang merugikan.
PENYETERIKAAN
Yang sangat penting dan perlu diperhatikan ketika menyeterika pakaian berbahan gabardin adalah, jika terlalu panas dan terlalu ditekan, maka dapat mengakibatkan bahan mengkilat dan timbul bayangan jahitan. Pastikan bantalan tatakan seterika selalu dalam kondisi baik. Jika memakai vakum, tempatkan vakum dibawah tatakan meja seterika, sehingga dapat berfungsi maksimal untuk menyedot uap dari seterika uap sekaligus menyedot udara panas sehingga hasil penyeterikaan pakaian maksimal.
Untuk menyeterika pakaian gabardin, terapkan dengan cara disemprot seterika tangan uap, dibantu ratakan dengan pad (bantalan) tangan yang dipasang ditelapak tangan kiri, sambil ditekan ringan.
Jika ada bagian pakaian yang mengkilat atau ada bayangan jahitan, semprot secukupnya dengan air, kemudian semprot dengan uap dari seterika tangan uap dan segera divakum sampai kering.
Referensi : Majalah Fabrics & Fashions
Laundry Trainer & Expert Laundry


