Pengharum Pakaian Secara Tradisional Part. 2

Sebagai kelanjutan dari uraian terdahulu tentang pengharum pakaian tradisional, maka pembahasan berikut adalah :

Cendana

Wanginya kayu cendana sudah diperkirakan sudah dimanfaatkan nenek moyang kita sejak abad ke IX. Tanaman pohon cendana pada awalnya banyak terdapat di daerah Nusa Tenggara Timur, utamanya di Pulau Timor. Namun sekarang sudah mulai dikembangkan di wilayah lain diantaranya di Pulau Jawa dan wilayah lain di Nusa Tenggara.
Pada awalnya kayu cendana digunakan sebagai rempah-rempah, bahan dupa serta sarung tempat keris, terutama di Jawa. Namun saat ini wanginya kayu cendana telah banyak dimanfaatkan untuk aromaterapi dan parfum. Kayu cendana yang baik, dapat menyimpan bau wangi sampai puluhan bahkan ratusan tahun.
Selain Indonesia (Nusa Tenggara), kayu cendana juga terdapat di Sri Langka dan India, namun jenis dan kadar harumnya berbeda.

Gaharu atau Garu

Kayu garu atau gaharu berwarna kehitaman dan mengandung resin yang khas. Resinnya yang berbau harum banyak dimanfaatkan oleh industri parfum dan setanggi. Di Indonesia terdapat tidak kurang dari 4 jenis pohon gaharu. Gaharu sejak awal era modern (2000 tahun yang lalu) telah menjadi komoditi perdagangan dari Kepulauan Nusantara ke India, Persia, Jazirah Arab, serta Afrika Timur.
Tinggi atau rendahnya kualitas gaharu ditentukan oleh banyak sedikitnya kandungan resin di dalam jaringan kayunya. Semakin tinggi kandungan resin di dalamnya maka harga gaharu tersebut akan semakin mahal.

Kayu gaharu termasuk jenis tanaman yang dibatasi perdagangannya dan dilindungi sejak tahun 1994, didalam konvensi CITES (Convention on International Trade in Endangered Species) di Amerika Serikat.

Mesoyi

Pohon mesoyi atau masoi masih sekerabat dengan kayu manis. Di ambil kulit batangnya (pepagan) yang dapat menebarkan aroma wangi.
Aroma wangi berasal dari kandungan minyak atsiri yang dikenal sebagai massoia lactone. Kayunya dipakai sebagai bahan bangunan, pepagannya (kulitnya) dijadikan campuran untuk pewarna merah dan campuran ratus wangi.

Kayu Putih

Pohon kayu putih (yang batangnya memang berwarna putih) termasuk anggota suku jambu-jambuan yang dimanfaatkan sebagai sumber minyak kayu putih. Minyak kayu putih yang mudah menguap, berasal dari daun dan ranting pohon dengan cara diekstrak (disuling dan diuapkan). Minyak kayu putih yang diambil dari penyulingan biasa dipakai sebagai minyak balur atau campuran minyak pengobatan lain (seperti minyak telon) atau campuran parfum serta produk rumah tangga lain.
Pohon ini banyak terdapat di Indonesia bagian timur dan Australia bagian utara.
Selamat mencoba memanfaatkannya dan semoga berhasil.

Editing by H. Santosa Budhi HP C.L.M, M.B.A
Laundry Trainer & Expert Laundry

Chat Now!
Butuh Bantuan?
Hi, ada yang bisa kami bantu?