Noda-noda keringat baru muncul dalam bentuk warna kuning atau cokelat bisa juga berupa bulatan atau goresan setelah pakaian dicuci secara drycleaning, secara laundry atau hanya karena pakaian yang disimpan dilemari pakaian dalam jangka waktu tertentu.
Secara visual noda dapat diidentifikasi berdasarkan warnanya (kuning, cokelat atau warna karat), dan paling sering muncul dibagian pakaian yang mudah terkena basahnya keringat, seperti dibagian ketiak baju, bagian kerah leher baju, bagian punggung baju dan pinggang celana.
Noda-noda semacam ini akan semakin mudah muncul akibat bahan pakaian yang terkena kontaminasi keringat dari badan yang bercampur dengan body oil. Semua keringat mengandung lemak dan minyak, serta kolesterol dan zat lainnya, yang keluar dari kelenjar pori-pori kulit. Semua zat ini cenderung “mengoksidasi” dan mengubah warna kain menjadi kekuningan atau kecoklatan.
Panasnya mesin pengering atau seterika dapat mempercepat proses oksidasi, sehingga menjadikan noda lebih jelas terlihat setelah pakaian bersih.
Noda keringat sangat berkaitan erat dengan kondisi penggunanya.
Sebaiknya noda keringat ini harus segera dihilangkan pada saat awal sebelum nodanya menjadi permanen. Sebaiknya pakaian sering dicuci secara teratur walaupun jarang atau sudah lama tidak dipakai.
Oksidasi noda keringat dapat dikurangi dengan cara khusus. Namun sering kali obat penghilang noda akan mengakibatkan kerusakan warna pakaian, sehingga proses penghilangan nodanya tidak bisa tuntas. Campuran larutan antara minyak zaitun dengan cuka dapur dengan komposisi 1 : 1 dapat dijadikan alternatif untuk mengatasi masalah ini. Namun harus dites dulu apakah baik bahan maupun warnanya cukup kuat dan tidak mengakibatkan kerusakan.
Referensi : Majalah IFI, 1998 dan catatan pengalaman pribadi.
Laundry Trainer & Expert Laundry


