Masalah Air Tanah Yang Mengandung Zat Besi (Fe)

Mencuci pakaian membutuhkan air yang bersih dan sehat. Banyak UKM jasa pelayanan binatu kiloan yang mengandalkan air tanah sebagai sumber air mencuci pakaian mereka. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih kualitas air untuk mencuci pakaian. Kualitas air sebaiknya tidak berbau busuk, tidak ada zat yang mengapung, dan memenuhi persyaratan fisis, kimiawi, biologis, dan radiologis. Namun, permasalahan yang sering dihadapi ketika memanfaatkan air tanah adalah kandungan mineral, seperti zat besi yang cukup tinggi.

Zat besi yang terlarut dalam air tanah dapat menyebabkan beberapa masalah teknis, fisik, dan kesehatan. Masalah teknis di antaranya adalah endapan besi yang bersifat korosif terhadap pipa besi, sehingga menyumbat dan merusak saluran pipa. Sementara itu, gangguan fisik dan kesehatan dapat timbul jika kandungan zat besi melebihi ambang batas, seperti air berwarna, berbau busuk, dan menimbulkan rasa yang tidak enak, serta menyebabkan kerusakan dinding usus, iritasi pada mata, dan kulit.

Namun, terdapat beberapa alternatif cara menurunkan kandungan zat besi pada air tanah, salah satunya adalah dengan cara aerasi. Aerasi adalah cara memasukkan udara ke dalam air untuk membuang gas-gas yang terlarut di dalam air, termasuk gas CO2 dan H2S yang bersifat korosif. Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan resin pertukaran ion atau mengganti filter untuk menyaring air. Sebelum memutuskan sumber air yang akan digunakan untuk mencuci pakaian, sebaiknya memastikan kualitas air terlebih dahulu agar terhindar dari masalah-masalah yang dapat merugikan.

Chat Now!
Butuh Bantuan?
Hi, ada yang bisa kami bantu?