Alasan Untuk Tidak Memulai Berwirausaha

“Saya ingin juga jadi pengusaha, tapi saya kok gak nemu alasan untuk itu ya? Sebagai karyawan gaji saya sangat cukup untuk hidup sejahtera bersama keluarga”
Kalau tidak punya alasan jadi pengusaha dan sudah bahagia sebagai karyawan, ya bersyukur dan nikmati aja.

“Tapi saya ingin jadi pengusaha. Saya ingin berbisnis. Tolong bantu saya mencari alasan…!”
Hhmmm…Karena Anda sudah merasa sangat cukup dengan kondisi kesejahteraan keluarga saat ini, bagaimana dengan persiapan masa depan keluarga Anda?

“Saya sudah punya beberapa polis asuransi termasuk pendidikan. Saya juga sudah ikut Dana Pensiun Lembaga Keuangan”
Sip…Berarti untuk kesejahteraan keluarga saat ini dan masa depan sudah terjamin. Apa yang sudah Anda lakukan untuk orang lain?

“Saya sudah jadi donatur rutin beberapa panti asuhan. Saya juga beberapa kali meminjamkan uang saya untuk modal usaha beberapa kerabat.”
Luar biasa…Saya tertarik dengan pernyataan Anda tentang pinjaman modal usaha. Usaha yang menggunakan uang pinjaman dari Anda itu inisiatif bisnisnya dari mereka sebagai pelaksana atau dari Anda? Apakah Anda ikut andil dalam usaha itu selain modal? Minimal ikut merancangnya.

“Hmmmm…Saya hanya meminjamkan uang modal saja, kemudian dapat bagi hasil. Saya hanya tahu secara global jenis bisnisnya”
Ok…Berarti posisi Anda murni hanya investor. Berarti Anda tidak punya wewenang apa-apa dalam operasional bisnis itu.

“Iya benar…”

Sebagai karyawan selama ini, dengan pekerjaan dan jabatan Anda, hal-hal apa yang belum bisa Anda lakukan untuk membantu orang lain? Misalkan teman kantor atau bawahan atau kerabat…

“Hmmmm…Iya…Di kantor saya sebagian karyawannya berstatus outsourcing, karyawan kontrak. Sesuai kebijakan pemerintah ada batasan masa kontrak untuk mereka. Setiap tiga tahun saya merasa sedih dan tidak bisa berbuat apa-apa melepas mereka. Saya menyarankan kepada mereka untuk berwirausaha, saya bantu modalnya, tapi hanya sebagian kecil yang bersedia. Sebagian besar merasa tidak mampu berwirausaha. Bahkan ada yang berani bertanya ‘Kalau wirausaha itu pilihan yang baik, bagaimana dengan Bapak?’. Saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Karena itulah saya ingin jadi pengusaha. Saya ingin membuktikan bahwa apa yang saya katakan kepada mereka bahwa berwirausaha itu pilihan terbaik adalah benar”

Bukankah itu suatu alasan…?! Anda sudah punya alasan kuat untuk jadi pengusaha, yaitu untuk mencontohkan bahwa berwirausaha itu pilihan yang baik. Bila Anda punya perusahaan, apakah Anda juga bisa membantu karyawan-karyawan yang diputus kontrak tapi tidak berani berwirausaha?

“Saya bisa mempekerjakan mereka di perusahaan saya. Tapi apakah saya harus keluar dari pekerjaan saya sekarang? Untuk mendirikan perusahaan khan butuh modal besar? Berapa milyard??”
Anda tidak harus keluar dari pekerjaan Anda sekarang. Anda bisa berwirausaha dengan tetap bekerja sebagai karyawan. Mungkin suatu saat Anda memang harus total fokus mengembangkan usaha, pada saat sudah berjalan lancar dan penghasilan yang didapat sudah bisa menggantikan gaji Anda. Anda hanya perlu memilih usaha yang bisa dikendalikan di luar jam kantor Anda, atau pekerjaan yang bisa didelegasikan ke karyawan. Modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar. Usaha yang Anda mulai tidak harus perusahaan besar dengan asset milyaran. Contohnya usaha jasa laundry, dengan membeli paket usaha senilai empat puluh jutaan di Mesinlaundry.com Anda sudah bisa membuka usaha laundry, dan bisa mempekerjakan minimal tiga orang. Mesinlaundry.com juga sudah menyiapkan sistem kasir yang memungkinkan Anda bisa mengontrol keuangan usaha Anda meskipun tidak bisa selalu ada di tempat.

“Menarik juga…Tapi saya sama sekali tidak tahu caranya memulai usaha?”
Mesinlaundry.com juga menyediakan pelatihan dan coaching session untuk Anda maupun karyawan Anda.
Bagaimana? Apakah Anda sekarang punya alasan untuk tidak memulai berwirausaha?

Editing by H. Santosa Budhi HP C.L.M, M.B.A
Laundry Trainer & Expert Laundry

Chat Now!
Butuh Bantuan?
Hi, ada yang bisa kami bantu?