Masalah Pakaian Rajutan Akrilik yang Berubah Bentuk dan Ukuran

Pakaian yang terbuat dari rajutan bahan akrilik normalnya akan mengalami perubahan dan peregangan secara permanen baik karena sering di pakai, dicuci ataupun karena diseterika uap.

Umumnya pakaian rajutan yang terbuat dari serat benang wool atau katun sangat mudah melar dan mudah berubah ukuran jika dipakai, sesuai dengan bentuk tubuh si pemakainya. Ia akan kembali pada ukuran asli sebenarnya, jika tidak mengalami tarikan atau peregangan lagi. Sebaliknya pakaian rajutan yang terbuat dari serat benang berbahan akrilik, tidak semua dapat mengalami hal yang sama jika sudah mengalami reaksi peregangan seperti halnya yang terjadi pada serat benang yang berasal dari wool atau katun. Sehingga jika rajutan berbahan akrilik sudah mengalami perubahan bentuk maupun ukuran (melar, mengkerut ataupun perubahan yang ekstrim), maka umumnya tidak akan bisa dikembalikan pada kondisi ukuran aslinya

Serat benang akrilik sangat sensitif dan dapat mudah bereaksi terhadap panas yang tinggi, baik ketika di keringkan didalam mesin pengering setelah dicuci, ataupun ketika terkena panasnya seterika uap. Panasnya suhu mesin pengering (tumble dryer) atau panasnya uap yang lembab dari seterika uap, baik sedikit ataupun banyak, akan menyebabkannya memuai sehingga rajutannya meregang secara permanen. Ada juga rajutan pakaian akrilik yang meregang karena seringnya dipakai.

Untuk mencegah agar pakaian rajutan tidak mengalami peregangan tentu sulit dilakukan. Jika pakaian diberi label cara perawatannya, maka tentu dapat diketahui dan dihindari hal-hal yang akan dapat merusakkannya dengan pasti. Karena label instruksi yang benar, tentu berisi penjelasan tindakan pencegahan yang tepat, sehingga dapat dicegah distorsi yang merugikan selama proses pencuciannya. Sebaliknya jika tidak ada label instruksi cara perawatan tersebut, maka pakaian akan diproses cuci seperti umumnya pada pakaian lain, sehingga tentu saja kemungkinan terjadinya kerusakan akan menjadi lebih besar.

Tanpa ditunjang dengan adanya peralatan penganalisa bahan yang memadai, tentu seorang karyawan diperusahaan laundry mustahil dapat mengindentifikasi masing-masing bahan pakaian yang akan dikerjakannya. Oleh sebab itu yang benar adalah bahwa produsen pakaian harus menyertakan label instruksi cara perawatan pakaian produksinya, agar dapat dilakukan prosedur pencucian serta tindakan pencegahan yang diperlukan dengan tepat. Label instruksi tersebut juga dimaksudkan sebagai pemberitahuan kandungan serat opsionalnya, juga prosedur khusus cara pencucian pakaian berbahan rajutan akrilik tersebut. Karyawan laundry tidak bisa dimintai pertanggung-jawabannya jika label instruksi cara perawatan tidak tepat, penjelasan asal serat benangnya tidak lengkap atau tidak benar.

Melar atau rusaknya pakaian yang terbuat dari serat akrilik tidak akan dapat dikembalikan seperti kondisi semula.

Referensi : Buletin IFI, March 2000

Editing by H. Santosa Budhi HP C.L.M, M.B.A
Laundry Trainer & Expert Laundry

Chat Now!
Butuh Bantuan?
Hi, ada yang bisa kami bantu?