Pakaian yang Perlu dan Tidak Perlu Diseterika

Imaage From : streamlife.ca

Masalah tentang apa saja jenis pakaian yang perlu dan tidak perlu diseterika, sering kali ditanyakan oleh para peserta dalam beberapa pelatihan dasar operasional usaha jasa binatu . Ternyata masyarakat umumnya masih beranggapan bahwa setiap jenis cucian yang telah kering “mutlak harus” diseterika agar licin. Hal ini terjadi karena pengertian tentang jenis bahan dan fungsi masing-masing jenis cucian belum dipahami secara benar.

Namun pada dasarnya, jenis pakaian yang perlu harus diseterika adalah pakaian-pakaian luar atau formal, yang biasa dipakai kekantor atau bepergian misalnya baju, baju polo, celana panjang, blus, rok dan sejenisnya. Terutama jenis pakaian yang konstruksi bahannya lebih banyak terbuat dari serat benang katun.

Sedangkan jenis-jenis pakaian dalam tidak perlu diseterika, misalnya celana dalam, kaos singlet, kutang, kaos kaki dan sejenisnya, walaupun konstruksi serat benangnya banyak mengandung bahan katun.

Adapun jenis-jenis tekstil atau produk tekstil kelengkapan rumah-tangga yang diseterika umumnya adalah yang memang perlu harus terlihat rapi, misalnya sarung bantal, seprei, taplak meja dan sejenisnya. Sedangkan jenis cucian kelengkapan rumah-tangga yang tidak memerlukan penyeterikaan antara lain jenis-jenis handuk, selimut, penutup ranjang (bed cover) dan sejenisnya.

Pada intinya, jenis-jenis cucian yang tidak perlu diseterika adalah yang memang fungsinya harus mampu menyerap zat cair (keringat atau air) atau mampu sebagai penghangat tubuh, harus selalu terasa lembut, sehingga bulu-bulu serat benangnya harus selalu berdiri dan mengembang. Yang termasuk dalam hal ini adalah antara lain celana dalam, kaos singlet, kaos kaki, kutang, jenis-jenis handuk, bed cover, selimut dan sejenisnya. Maka jika jenis-jenis pakaian dalam, handuk, selimut dan sebagainya kita seterika, tentu fungsinya yang harus terasa lembut, mampu menyerap keringat (yaitu jenis-jenis pakaian dalam) atau mampu menyerap air (yaitu jenis-jenis handuk), akan menjadi tidak maksimal.

Kemudian jika diambil prosentase, maka perbandingan antara yang perlu dan yang tidak perlu diseterika dari jenis cucian yang umum dilakukan setiap hari dapat digambarkan sebagai berikut :

Jenis Cucian Diseterika Tidak Diseterika
Pakaian Pria :
Baju lengan panjang/ lengan pendek
Baju Polo
Celana Panjang Pria
Kaos Singlet
Celana dalam Pria
Sapu Tangan
Pakaian Wanita :
Blus
Rok Pendek
Gaun Panjang
Celana Panjang Wanita
Celana Dalam Wanita
Kutang
Perlengkapan Rumah Tangga
Bed Cover
Sprei
Handuk Mandi

Seiring dengan perkembangan industri tekstil saat ini, terutama jenis-jenis tekstil yang terbuat dari serat benang tiruan, maka semakin banyak pula cucian-cucian yang tidak perlu harus selalu seterika. Jenis-jenis pakaian “permanent press” yang kandungan serat benangnya dominan terbuat dari serat benang polyester, viscose, nylon, acrylic, spandex, glass dan sejenisnya, adalah hanya perlu dikeringkan dalam mesin pengering dan kemudian digantung atau dilipat. Kalaupun ada yang diseterika, maka hanya perlu dilakukan sekali pada awal kondisi pakaian masih baru, karena hasil seterika akan menjadi permanen dan tahan lama, terutama garis-garis seterikanya.

Jika produksi cuciannya banyak berasal dari serat benang tiruan, maka dengan sendirinya jumlah cucian yang tidak perlu diseterika menjadi semakin besar prosentasenya. Mungkin saja bisa diatas 60% dari seluruh jumlah cucian yang harus dikerjakan.

Dengan memahami masalah ini, diharapkan proses kerja pencucian pakaian menjadi semakin ringan dan semakin cepat diselesaikan dengan hasil yang semakin maksimal.

Editing by H. Santosa Budhi HP CLM MBA
Laundry Trainer & Expert Laundry

Chat Now!
Butuh Bantuan?
Hi, ada yang bisa kami bantu?